Breaking News

Showing posts with label E-Book. Show all posts
Showing posts with label E-Book. Show all posts

Wednesday, 24 June 2015

Metode Perhitungan Cadangan Emas

Dalam Perhitungan Cadangan Emas ada banyak metode yang bisa digunakan diantaranya adalah Metode Penampang dan Metode Isoline.

Metode Penampang

Metoda ini digunakan dengan cara sebagai berikut :
·    Membuat irisan-irisan penampang melintang yang memotong endapan yang akan dihitung.
·  Dari masing-masing penampang dihitung terlebih dahulu luasan endapan pada masing-   masingendapan.
·    Setelah luasan dihitung, maka digunakan rumusan perhitungan cadangan emas pada metoda penampang.
Beberapa rumusan dalam metoda penampang dapat diuraikan sebagai berikut :

 Rumus mean area

Digunakan untuk endapan yang mempunyai geometri teratur (luasan masing-masing penampang tidak jauh berbeda
Metode Perhitungan Cadangan Emas

Rumus mean area : 
dimana ; S1 & S2 = luas penampang
L = jarak antar penampang
V = volume

Rumus Prismoida

Digunakan untuk endapan yang mempunyai geometri tidak teratur (luasan masing-masing penampang tidak teratur.
Metode Perhitungan Cadangan Emas
Rumus prismoida :
dimana ; S1 & S2 = luas penampang ujung
m = luas penampang tengah
L = jarak antara S1 & S2
V = volume

Rumus Kerucut Terpancung

Digunakan untuk endapan yang mempunyai geometri seperti kerucut yang terpancung pada bagian puncaknya.

Metode Perhitungan Cadangan Emas

Rumus kerucut terpancung :  
dimana ; S1 & S2 = luas penampang atas dan bawah
L = jarak antara S1 & S2
V = volume

Metoda Isoline

Metoda ini sangat praktis diterapkan pada endapan-endapan dalam (hipogen), dimana ketebalan dan kadar sekaligus berubah dengan mengecil ke tepi tubuh bijih.
Volume dapat dihitung dengan cara menghitung luasan daerah yang terdapat di dalam garis kontur, dan selanjutnya dapat diketahui kadar rata-rata dari badan bijih emas tersebut, melalui persamaan :




dimana;

g0 = kadar minimum bijih
g = interval kontur kadar (konstan)
A0 = luas tubuh bijih dengan kadar g0 atau lebih besar
A1 = luas tubuh bijih dengan kadar g0+g atau lebih besar
A2 = luas tubuh bijih dengan kadar g0+2g atau lebih besar, dst
untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada contoh berikut :

Metode Perhitungan Cadangan Emas

maka kadar rata-rata adalah :


 Sekian dulu postingan Metode Perhitungan Cadangan Emas kali ini 
sahabat Miners blogger
Semoga bermanfaat Buat kalian semua 

Thursday, 19 March 2015

AutoCAD 3D Tutorials Quick Start Series

Need To Learn AutoCAD In A Hurry?
We’ve trimmed the fat that other AutoCAD training courses use to ‘Fatten Up’ their tutorials to add content, our AutoCAD Video Tutorials cover everything you need to get started quickly. Guaranteed. 

Chapter 01 – 2 Lessons

This chapter introduces 3D basics. Discussed first are the concepts of axes, planes and faces, followed by the 3D drafting/modeling tools including toolbars, workspaces and the 3D Ribbon. How to enter and exit 3D is discussed next, as well as how to project into 3D via rotation of the UCS icon. Extrude is introduced next as the primary 3D tool. Dynamic views are discussed next, as well as various visual styles such as shade and hide. The chapter concludes with the introduction of the ViewCube and Navigation Bar.

Chapter 02 – 3 Lessons

This chapter introduces a wide variety of 3D tools needed for basic construction. Discussed is Rotate3D, 3D Rotate (with Gizmo), Mirror 3D, 3D Array, 3D Scale, 3D Move, and fillet/chamfer in 3D. The chapter features two projects, a 3D chair and bookshelf.

Chapter 03 – 2 Lessons

This chapter introduces Boolean Operations (Union, Subtract, Intersect) that allow for complex interaction between 3D pieces. The chapter features a 3D drawing project of a wall with a door and a window. Next the chapter moves on to introducing the basic primitives shapes (Box, Wedge, Cone, Sphere, Cylinder, Torus, Pyramid) and presents some applications.

Chapter 04 – 4 Lessons

This chapter introduces advanced “curved design” tools (Revolve, Shell, Taper, Loft, Path Extrusion and Sweep). Applications and examples are included as needed. This chapter features a small 3D modeling project of a tapered, shelled and filleted wastebasket.

Chapter 05 – 2 Lessons

This chapter continues where the previous one left off and introduces more advanced 3D design tools (Polysolid, Helix, 3D Path Array, and working with Faces and Edges).

Chapter 06 – 2 Lessons

This chapter introduces legacy surfaces such as Planar Surface, Region, Rulesurf, Tabsurf, Revsurf, Edgesurf and 3D face and mesh. It then continues on to more recently introduced tools such as Smooth Mesh Primitives, Mesh Smoothing, Face Move and Rotate, Collapse Face or Edge, Convert Solid to Surface and Section Planes.

Chapter 07 – 3 Lessons

This chapter introduces and covers the concepts of sectioning and presenting views. Included are the two basic approaches called slice and section. Then a variety of view creation concepts are covered for purposes of making 2D views from 3D models. Included are Base, Projected, Section, and Detail views. The chapter concludes with additional layout options and Flatten/Flatshot, used to make flat images from 3D models. The final topic is the concept of Vports.

Chapter 08 – 2 Lessons

This chapter elaborates further on the UCS tool first seen in Chapter 21. Advanced UCS techniques are discussed such as 3 Point UCS placement as well as view presets. Text and Dimensioning in 3D is also touched upon. This chapter features and advanced modeling project of a racing car suspension.


Chapter 09 – 4 Lessons

This chapter introduces advanced Dview options, working with Cameras, Walk and Fly navigation, and Path Animation.

Chapter 10 – 2 Lessons

This chapter introduces the basics of lighting (Spotlight, Point Light, etc) and shadows. It then moves on to the Sun and Sky concept, Material Applications and Rendering.

Information about delivery of the AutoCAD 3D Tutorials.



Monday, 5 August 2013

Aspek dalam Analisis Mengenai Dampak Lingkungan

 Aspek dalam Analisis Mengenai Dampak Lingkungan- Kegiatan pertambangan untuk mengambil bahan galian berharga dari lapisan bumi telah berlangsung sejak lama. Selama kurun waktu 50 tahun, konsep dasar pengolahan relatif tidak berubah, yang berubah adalah skala kegiatannya. Mekanisasi peralatan pertambangan telah menyebabkan skala pertambangan semakin membesar. Perkembangan teknologi pengolahan menyebabkan ekstraksi bijih kadar rendah menjadi lebih ekonomis, sehingga semakin luas dan dalam lapisan bumi yang harus di gali. Hal ini menyebabkan kegiatan tambang menimbulkan dampak lingkungan yang sangat besar dan bersifat penting. US-EPA (1995) telah melakukan studi tentang pengaruh kegiatan pertambangan terhadap kerusakan lingkungan dan kesehatan manusia pada 66 kegiatan pertambangan. Hasil studi disarikan pada tabel 1 dan terlihat bahwa pencemaran air permukaan dan air tanah merupakan dampak lingkungan yang sering terjadi akibat kegiatan tersebut.

               Frekuensi terjadinya dampak lingkungan dari 66 kegiatan pertambangan.

Aspek Lingkungan dalam AMDAL

Kegiatan pertambangan, selain menimbulkan dampak lingkungan, ternyata menimbulkan dampak sosial yang komplek. Oleh sebab itu, AMDAL suatu kegiatan pertambangan harus dapat menjawab dua tujuan pokok (World Bank, 1998):

1. Memastikan bahwa biaya lingkungan, sosial dan kesehatan dipertimbangkan dalam       menentukan kelayakan ekonomi dan penentuan alternatif kegiatan yang akan dipilih.
2. Memastikan bahwa pengendalian, penge-lolaan, pemantauan serta langkah-langkah perlindungan telah terintegrasi di dalam desain dan implementasi proyek serta rencana penutupan tambang.

Download juga Materi di bawah ini karena di sini akan di bahas lebih lengkap tentang  Aspek dalam Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Pertambangan. 
Yang ingin download materinya mongggooooo...


Download

Sekian dulu postingan kali ini miners blogger
Semoga bermanfaat buat kalian semua 
#salamtambang

Monday, 8 July 2013

keselamatan Kesehatan kerja tambang

Tingkat kesalamatan, kesehatan kerja (K3) kawasan tambang selama ini terkesan buruk, terutama dalam tambang terbuka. setelah beberapa waktu yang lalu kita dikejutkan dengan peristiwa nasional tentang salah satu perusahaan tambang terkemuka yang menelan belasan korban pekerjanya. Dalam peraturan yang ada baik nasional dan internasional setiap perusahaan tambang harus betul-betul menjalankan dan menerapkan kesalamatan, kesehatan kerja (K3) secara tegas. Kita ketahui ciri industri pertambangan adalah padat modal, teknologi dan resiko yang tinggi, sedangkan tindakan sekecil apapun yang menyebabkan setiap kelalaian dan bentuk kecelakaan kerja dapat mengakibatkan terganggunya proses produksi yang akhirnya berdampak pada akumulasi keuntungan. Untuk itulah biasanya perusahaan tambang yang baik biasanya mempunyai sistem K3 yang baik pula, bahkan perusahaan selevel Multinasional menerapkan standar internasional dalam pengaturan keamanan dan keselamatan diwilayah tambang.

Berikut peraturan keselamatan kerja dalam berkendara :
  1. keselamatan Kesehatan kerja tambang Untuk setiap pengendara yang boleh mengendarai kendaraan di areal pertambangan harus mempunyai izin dan SIM khusus yang diterbitkan. Tidak sembarang orang boleh berkendara dalam areal pertambangan. Pengemudi truk besar diareal pit setiap habis melakukan cuti kerja atau libur, wajib mengikuti training dan mengikuti simulasi mengemudi kembali.

  2. Kendaraan harus tepat berhenti saat lampu merah menyala atau dalam keadaan perempatan jalan. Kendaraan harus benar-benar berhenti ditandai dengan ban depan yang tidak bergerak. Dan untuk berbelok ke kanan/kiri harus memberikan tanda beberapa meter sebelumnya dan tepat pada tikungan kendaraan harus benar-benar berhenti sebelum berbelok.

  3. Pengemudi harus memastikan dirinya dan penumpang mengenakan sabuk pengaman. Batas penumpang tidak boleh melebihi jumlah tempat duduk. Setiap pengemudi dan penumpang harus bisa menunjukan ID Cardnya disetiap pos penjagaan

  4. Kendaraan dilarang parkir di sembarang tempat, dan ketika memarkirkan kendaraanya harus menggunkan pengganjal ban yang diletakan di ban depan dan belakang.

  5. Untuk kendaraan kecil yang dapat memasuki areal pit adalah kendaraan khusus yaitu yang mempunyai tiang dan bendera setinggi 2 meter.
Untuk lebih jelas tetang peraturan keselamatan kesehatan kerja tambang kalian bisa download sini..

Sunday, 24 March 2013

Komik Petualangan di tambang Batu bara

Sahabat blogger yang baik hatinya dan tidak sombongg.. hehhee kaya mario bros aja yeahh, ehh mario Bros, MARIO TEGUH maksudnya..
Balik lagi ini di postingan berikutnyaa, kali ini gue mau share tentang sebuah buku/komik yang berjudul 
Komik Petualangan di tambang Batu bara yang mungkin bisa menjadi referensi kamu di dunia pertambangan.
       Pertambangan, merupakan suatu aspek penunjang perekonomian sebuah bangsa. Sebenarnya kita tidak bisa hidup tanpa tambang, jika dilihat dari beberapa perabotan rumah tangga kita dan beberapa penunjang kehidupan kita, seperti panci ( hasil tambang alumunium), perhiasan (hasil tambang intan dan emas), kabel (hasil tambang tembaga), dan listrik (dengan bahan bakar batubara).
        Tidak semua bentuk pertambangan akhirnya akan merusak dan mencemari alam. Hanya sebagian kecil saja dalam pertambangan di Indonesia ini yang tidak mengikuti aturan penambangan yang benar. Masih banyak pula pelaku pertambangan yang benar.
           Maka dari itu, dengan komik ini,  mungkin akan membuka wawasan kalian atau masyarakat umum terhadap dunia pertambangan, dalam contoh kali ini adalah batubara.
Oke sahabat blogger ni gue kasih link Komiknya buat kalian semua, yang pengen download langsung klik aja yeahh..


Semoga bermanfaat Buat kalian semua !!!!
Jangan Lupa untuk like Fan Pagenya dan tinggalkan Komentar kalian di bawah sini..